menangis ketakutan melihat orangtunya berteriak banjir dan lari mengungsi di tengah suasana tersebut. Tidak ada barang berharga yang dapat diselamatkan kecuali pakaian yang melekat di badan.
Nasib mereka masih beruntung. Jembatan trans Sulawesi yang menghubungkan jalur evakuasi ambruk total sebelum akhirnya seluruh warga mengungsi ke dataran tinggi.
’’Sepuluh menit saja terlambat, kami terjebak di tengah banjir,’’ ujar Abdullah Ponile (36) warga Desa Milangodaa Barat, ditemui Instink.net di pengungsian Balai Desa Milangodaa Barat, Senin (10/8). Rumahnya hanyut namun ia berhasil menyelematkan istri dan lima orang anaknya ke pengungsian.
Trauma Berkepanjangan
Tiga hari pascabanjir, dua sungai yang mengapit perkampungan tampak mulai menjauh dari permukiman. Hanya beberapa meter dari deras air sungai. Beberapa warga memberanikan diri ingin melihat kondisi rumahnya meski harus melewati jembatan yang putus pada Sabtu subuh itu. Entah ide dari siapa, seutas kabel listrik yang roboh ditarik oleh warga untuk dijadikan penghubung dari dataran tinggi ke permukiman. Kabel membentang di antara derasnya air. Dari kabel itu juga warga membuat sebuah lingkaran sebagai alat gantung. Menyerupai Flying Fox ala outbond yang sangat ekstreme tanpa pengaman keselamatan pun tercipta. Atraksinya, satu orang menggantung di seutas kabel PLN tersebut melewati derasnya air sungai untuk sampai di permukiman. Sejumlah perkakas rumah dan pakaian yang selamat dari banjir digantung dengan alat dadakan itu lalu ditarik sampai di ujung jalan dataran tinggi. Aksi berbahaya ini berjalan selama empat hari, kemudian air mulai surut dan warga membangun sebuah jembatan darurat dari kayu dan bambu.

Perkakas isi rumah yang selamat dari sisa banjir, Sabtu (1/8) dini hari. Dengan alat penghubung darurat ini warga mengangkut beberapa perkakas rumah dan pakaian ke pengungsian.
Warga pengungsi mulai melakukan aktivitas membersihkan rumahnya yang masih selamat dari banjir; mengeluarkan tanah berlumpur dan berpasir setinggi pangkal paha; mengambil sisa pakaian dan