KJ2 Al Baroqah Kotamobagu, Manjakan Estetikus Musik

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Jangan bilang penikmat keindahan musik jika belum mampir di Kedai Jalur 2 (KJ2) Al Baroqah, Kota Kotamobagu. Ditempat ini, pengunjung bisa menikmati segala genre musik yang dimainkan justru oleh pengunjung lainnya dari kalangan musisi muda Kotamobagu. Ya, KJ2 Al Baroqah memang menjadi favorit nongkrong para musisi untuk ngopi atau mengisi perut yang lagi kosong.

Meski terlihat sederhana, namun ada yang membedakan KJ2 Al Baroqah dengan kedai kopi lainnya. Ada panggung ekspresi bermusik bagi pengunjung dengan alat musik akustik. Bahkan, pengunjung bisa mengajak pengunjung lainnya bermusik bersama sesuai genre yang diinginkan.

“Konsep yang ditawarkan belum ada ditempat lain di Kotamobagu.” Pujian ini dilontarkan vokalis Krayon Band, Iswahyudi Masloman.

Udi Krayon, sapaan akrab Iswahyudi menilai KJ2 Al Baroqah bisa menambah khazanah musisi di Kota Kotamobagu. “Saya telah membayangkan akan banyak lahir musisi-musisi andal karena ditempat ini para musisi tanpa ragu membagi pengetahuan musiknya.”

Tidak hanya musisi, banyak dari kalangan pengusaha, ASN dan karyawan swasta serta jurnalis sering ikut nimbrung ditempat yang berdekatan dengan bekas kantor bupati Bolaang Mongondow di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kotobangon.

“Saya lebih nyaman disini. Meski menu yang ditawarkan ada juga ditempat lain, tapi suasananya berbeda,” ucap Rezandi Ibrahim, redaktur di media siber portalmongondow.com. Ia mengaku lebih rileks menulis berita ketika sedang nongkrong sembari menikmati musik.

Gabriella Divochrist Kanine, pengelola KJ2 Al Baroqah, awalnya sempat pesimis untuk memulai bisnisnya. Menurut Gabriella, usaha semacam ini telah menjamur di Kota Kotamobagu, bahkan ada yang telah puluhan tahun menjalaninya. Namun, rasa pesimis berganti optimis seiring waktu berjalan. KJ2 terterima dibanyak kalangan meski lokasinya berdekatan dengan kedai-kedai kopi yang lebih besar. “Sering juga kehabisan tempat duduk kosong karena banyaknya pengunjung yang datang,” cerita perempuan berjilbab ini.

Dari pengalaman ini, ia yang didukung keluarganya merenovasi tempat itu. Sebulan lebih terpaksa dia menutup usahanya agar nantinya lebih nyaman bagi pengunjung. “Panggung musik kami perluas lagi. Meja dan tempat duduk juga kami tambah.”

Kini, KJ2 Al Baroqah telah selesai di renovasi dan pelanggannya bisa kembali menikmati suasana baru dan memanjakan telinga untuk menikmati musik yang disuguhkan. “Mulai hari Rabu, 18 November 2020 pukul 20.00 wita kita buka kembali,” sebut Gabriella.

Penulis: Rahmat Putra

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

9 + fifteen =

instink.net