Kami Ada Untuk Memerdekakan Kalian

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Tidak sebatas itu saja. Tugas mulia mereka spontan menambah. Peredam—dan telah mendapat sokongan dari Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Sulut—juga mengadakan healing psychological trauma yang diinisiatif oleh mereka kepada khusus anak-anak terdampak bencana.  Pemulihan trauma (trauma healing) atas peristiwa traumatik seperti bencana alam diharapkan dapat mengurangi tingkat stres terhadap anak-anak. Mengadakan aneka permainan jenaka dan menggambar sudah Peredam dan Brimob lakukan beberapa kali di Desa Milangodaa Barat dan Pakuku Jaya. Ini telah dirasakan sangat efektif mengobati trauma pascabencana.

Halaman belakang rumah Nadya Moha (31) yang dijadikan Posko Bantuan Bencana dan Dapur Umum di Desa Toluaya, tidak pernah sunyi. Minggu (16/8) malam adalah hari ke 23 para pemuda ini penuh dengan jiwa semangat menunaikan tugas kemanusian. ’’Ayo, main..main!!’’. Pemuda berkumpul untuk gelar rapat. Dipandu Aipda Ferdi Bimbanaung dan 20 personil Satuan Brimob, mereka berembuk bermusyawarah membahas rencana mengisi hari Kemerdekaan bersama anak-anak terdampak bencana banjir di Desa Milangodaa Barat dan Pakuku Jaya. Akhirnya permainan lomba balap karung pakai helm, tarik tambang, makan kerupuk, tusuk balon, juga penanaman bibit tanaman buah, disepakati akan meramaikan semarak rangkaian HUT ke-75 RI di permukiman eks banjir.

Lomba perayaan HUT ke-75 RI di Pakuku Jaya

Tim relawan Peredam dan Brimob bersama anak-anak penyintas dalam rangkaian merayakan HUT ke-75 RI di Desa Pakuku Jaya, Bolsel. (Foto: tim relawan Peredam)

1 2 3 4
Bagikan berita ini:

Comments are closed.

2

instink.net