Senin, 10 Desember 2018

Jokowi Minta Penyediaan Perumahan Bagi ASN, TNI dan Polri Dipercepat

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Instink.net, NASIONAL – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), menggelar rapat dengan sejumlah Menteri, Kapolri dan Panglima TNI, untuk membahas penyediaan perumahan yang layak bagi ASN, prajurit TNI dan anggota Polri, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (16/4/2018) sore.

Dikesempatan ini, Jokowi juga mengundang Ketua Dewan Komisioner OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Dirut bank-bank BUMN, Dirut Bank DKI dan Bank Jabar Banten (BJB), Asabri (Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia), serta PT Taspen,  untuk membicarakan langkah-langkah terobosan dari sisi pembiayaan.

Jokowi mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat 945.000 ASN, 275.000 prajurit TNI, dan 360.000 anggota Polri yang belum memiliki rumah yang bersifat permanen.

“Terutama dengan memanfaatkan dana non anggaran pemerintah, sehingga ada tambahan alternatif model pembiayaan di luar skema pembiayaan perumahan yang sudah ada,” kata Jokowi, Senin (16/4/2018) sore.

Jokowi berharap, penyediaan perumahan bagi ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri bisa dipercepat, sehingga kebutuhan pokok mereka bisa terpenuhi dan semakin berkonsentrasi dalam bekerja serta mendorong efek ganda bagi pertumbuhan ekonomi negara.

Pada awal pengantarnya, Jokowi mengatakan, dalam 3 tahun terakhir pemerintah bukan hanya melakukan percepatan pembangunan infrastruktur, seperti pelabuhan, bandara, bendungan, listrik, dan jalan di seluruh pelosok tanah air tetapi pemerintah juga melakukan percepatan pemenuhan kebutuhan perumahan bagi masyarakat.

“Untuk tahun 2018 ini, saya meminta Kementerian PUPR untuk terus mengejar target penyediaan perumahan bagi rakyat, sehingga secara bertahap bisa menurunkan backlog atau selisih pasokan dan permintaan rumah yang mencapai 11,4 juta,” ujarnya.

Rapat Terbatas itu diikuti oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menteri PANRB Asman Abnur, Menteri Koperasi dan UKM IGN. Puspayoga, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Eko Sandjojo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua OJK Wimboh Santoso, Dirut Perumnas Bambang Triwibowo, Dirut PT Taspen Iqbal Latanro, Dirut PT Asabri Sonny Wijaya, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Dirut Bank BTN Maryono, Dirut Bank BNI Ahmad Baiquni, Dirut BRI Suprajarto, Dirut BJB Ahmad Irfan, Dirut Bank DKI Kresno Sediarsi.

Sumber : Setkab
Editor : Mathox Kadullah

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Komentar

avatar
1000

instink.net