Wabup Deddy Tingkatkan Varietas Kelapa Sebagai Penggerak Ekonomi di Bolsel

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

INFOTORIAL

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pada sektor perkebunan sebagai penggerak ekonomi daerah. Hal itu ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid, pada kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Sulawesi Utara yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Manado, Kamis (30/7/2026).

Mengangkat tema “Bincang Ekonomi: Penguatan Ekosistem Kelapa sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara”, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk menyatukan pandangan pemerintah, pelaku
usaha, akademisi, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor kelapa sebagai komoditas unggulan Sulawesi Utara.

Acara dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Rengkuaangan, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara. Keikutsertaan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dalam mendukung kebijakan pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.

Salah satunya, varietas kelapa yang menjadi komoditas strategis serta dinilai mampu memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di Kabupaten Bolsel sendiri memiliki potensi perkebunan kelapa yang cukup melimpah. Karena itu, penguatan produktivitas, pengembangan industri hilir, serta peningkatan nilai tambah produk berbasis kelapa menjadi peluang yang terus didorong agar mampu meningkatkan daya saing daerah.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai perkembangan perekonomian terkini Sulawesi Utara, sekaligus mengikuti diskusi panel yang membahas berbagai strategi memperkuat ekosistem kelapa agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Melalui sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan lahir berbagai kebijakan dan langkah konkret yang mampu memperkuat sektor kelapa sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara, termasuk di Kabupaten Bolsel.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan potensi daerah. Dengan penguatan ekosistem kelapa, diharapkan nilai tambah produk semakin meningkat dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” demikian semangat yang
mengemuka dalam forum tersebut. (***)

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

2

instink.net