Bupati Iskandar bercengkrama dengan para pengungsi. Sebelum berpamitan kembali ke ibukota, dia kembali memberikan semangat karena itu hal penting ketika menghadapi bencana. Dia juga memastikan bantuan bahan pokok dan perlengkapan memasak segera dihantarkan oleh pemerintah kabupaten esok pagi mengingat hujan deras dan hari sudah gelap.
Di tempat titik mula perjalanan masuk ke perbukitan menunggu, Camat Tomini Abidin Patilima dan beberapa aparat desa sempat dirundung cemas dan was-was manakala bupati dan rombongan dari pengungsian belum juga nampak. Jarum pendek sudah menunjuk pukul 8 malam. Arus air yang sebelumnya hanya sebatas mata kaki perlahan mulai naik hingga betis orang dewasa. Dia khawatir air bah susulan bakal datang setelah kembali hujan mengguyur deras.
Hampir satu jam menunggu, sorotan lampu senter di kegelapan malam dari arah kaki bukit mulai tampak. Camat Abidin meminta rombongan yang membawa serta bupati untuk bergegas meninggalkan area bekas air bah itu. Pakaian tim dipenuhi becek dan basah kuyup. Tidak terkecuali bupati meski badan ditutupi dengan jas hujan. Beberapa kali jatuh terpeleset karena jalan licin dan hujan menemani tim selama menyusuri pinggiran bukit di malam hari. Ada juga seorang pejabat eselon II yang menabrak pohon pisang karena gelap.
Banjir dan longsor di Kabupaten Bolsel mendapat perhatian khusus oleh pemerintah pusat. di tengah perjalanan pulang dari pengungsian, Bupati Iskandar Kamaru menerima telepon langsung dari Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Doni Mornardo. Dia mengatakan ikut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Bolsel. Dalam pembicaraan lebih dari 10 menit itu, Jenderal bintang tiga ini menanyakan apa saja yang dibutuhkan oleh pemerintah Bolsel untuk penanganan pasca bencana. Armada transportasi laut dan udara dapat didatangkan untuk mempercepat bantuan logistik ke tempat pengungsian yang terisolir.
Perjalan dua jam lebih kembali ke jantung ibukota masih diguyur hujan. Tugas wajib dan moril pemerintah Bolsel ditengah bencana melanda sebagian besar penduduk telah menanti esok untuk segera ditunaikan. Semoga bencana ini segera usai dan masyarakat dapat memetik hikmahnya bahwa alam gunung dan hutan patut dijaga dan dilestarikan demi keselamatan dan masa depan anak cucu kelak.
(tim instink.net)