Sabtu, 20 April 2019

Tiga Sektor Unggulan Pembangunan di Bolmong Tahun 2020

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

BOLMONG – Fokus pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) tahun 2020 mendatang lebih menitik beratkan pada tiga  sektor unggulan di daerah itu. Adalah sektor pertanian, perikanan dan pariwisata. Hal itu sebagaimana tertuang dalam tema Musrenbang RKPD Bolmong tahun 2020 yakni, inklusifitas pertumbuhan ekonomi sektor unggulan pertanian, perikanan dan pariwisata melalui pemberdayaan kelompok usaha dan ekonomi kreatif.

Musrenbang RKPD Tahun 2020 yang digelar di Aula Bagas Raya Yadika, Desa Kopandakan Dua, Kecamatan Lolayan, Senin (25/3) kemarin, dibuka langsung Bupati, Yasti Soepredjo Mokoagow. Dalam penyampaiannya, Yasti menegaskan pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun 2020 harus berpedoman pada kaidah dan format yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah. Serta tata cara evaluasi rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

“Hal ini sangat penting bagi para pemangku kepentingan di daerah ini. Sehingga diharapkan kita dapat menyusun dokumen perencanaan dan penganggaran secara tepat, dengan tetap menjaga konsistensi, sinergitas serta selalu berpegang pada asas keadilan, kepatutan, rasionalitas dan manfaat untuk kepentingan seluruh komponen masyarakat bolmong,” tegas Yasti, kemarin.

Bupati menandatangani RKPD Bolmong tahun 2020 (Foto: Humas Pemkab Bolmong).

Lebih lanjut, top eksekutif Pemkab Bolmong ini menyebutkan, Musrenbang RKPD Kabupaten Bolmong tahun 2020 mempunyai makna penting yang bertujuan untuk mendapatkan berbagai masukkan terhadap penyempurnaan rancangan RKPD Bolmong tahun 2020, yang memuat prioritas pembangunan daerah serta pagu pendanaan indikatif berdasarkan fungsi perangkat daerah.

“Mengingat dokumen RKPD mempunyai kedudukan, peran dan fungsi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, maka secara formal menjadi landasan penyusunan kebijakan umum APBD untuk disepakati bersama dengan DPRD dalam menyusun rancangan APBD setiap tahunnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Bolmong, Yarlis Awaludin Hatam menjelaskan, RKPD tahun 2020 merupakan RKPD tahun ke tiga pelaksanaan RPJMD tahun 2017-2022. Dalam penyusunan RKPD tahun 2020 dan sebelum pelaksanaan Musrenbang telah dilaksanakan serangkaian tahapan kegiatan.

“Yakni, rapat orientasi rencana kerja perangkat daerah kabupaten bolmong. Konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2020. Pelaksanaan pra musrenbang kecamatan. Musrenbang di 15 kecamatan dan forum lintas perangkat daerah RKPD 2020,” jelas Yarlis.

Sekda Bolmong, Tahlis Gallang memberikan pemaparan tentang program unggulan RKPD Bolmong 2020 (Foto: Humas Pemkab Bolmong).

Musrenbang diikuti oleh pemangku kepentingan yang terdiri dari Forkopimda, anggota DPRD, SKPD, Camat dan perwakilan desa/kelurahan, BUMN/BUMD, Perbankan, tokoh masyarakat, organisasi pemuda dan LSM. Tujuan pelaksanaan Musrenbang, lanjut Yarlis, adalah menyelaraskan program dan kegiatan prioritas kabupaten dengan usulan program dan kegiatan dari hasil musrenbang kecamatan.

“Selain itu, juga untuk mempertajam indikator serta target kinerja program prioritas kabupaten. Menyepakati prioritas pembangunan daerah serta rencana kebijakan pendanaannya,” tandasnya.

Advetorial

Marshal Datundugon

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Komentar

avatar
1000

instink.net