Bupati dan Ketua TP-PKK Bolsel Kukuhkan Tim Pembina Posyandu

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus memperkuat integrasi layanan dasar di bidang pendidikan. Upaya ini ditandai dengan pengukuhan Tim Pembina Posyandu yang dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi Daerah Posyandu di
Desa Popodu, Kecamatan Bolaang Uki, Kamis (4/12/2025).

Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, membuka kegiatan tersebut didampingi Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu, Ny. Hj.
Selpian Kamaru-Manoppo disertai pengukuhan tim Pembina Posyandu Bolsel.

Momentum ini mendorong penguatan koordinasi lintas sektor untuk memastikan layanan dasar tersampaikan secara merata dan berkelanjutan di seluruh pelosok Bolsel.

Tim Posyandu Bolsel sedang dipersiapkan untuk dikukuhkan oleh Bupati Bolsel. (Foto: IST)

Tim Posyandu Bolsel sedang dipersiapkan untuk dikukuhkan oleh Bupati Bolsel. (Foto: IST)

Bupati Iskandar menegaskan, bahwa posyandu menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan primer. Dia menilai bahwa kader yang terlatih, berdedikasi, dan memiliki kepedulian sosial tinggi merupakan kunci
utama keberhasilan posyandu.

“Bolsel memiliki sembilan Puskesmas dan kader Posyandu di setiap desa. Kompetensi SDM menentukan kualitas layanan di lapangan,” ujarnya.

Bupati Iskandar juga menekankan urgensi integrasi enam layanan standar (6 SPM) yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketertiban.

Integrasi ini, menurutnya, akan mengurangi hambatan akses masyarakat dan menghadirkan layanan yang lebih terpadu. Karena itu, OPD teknis diminta memperkuat koordinasi agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, dia memaparkan progres pembangunan daerah. Kawasan
permukiman Motandoi Selatan kini mencapai 80% dan terus dipercepat.

Sementara itu, Bolsel menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Utara yang melaju ke tahap berikutnya dalam program pembangunan kawasan pesisir (boulevard). Area tersebut nantinya akan dilengkapi ruang khusus bagi pelaku UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada kesempatan itu, Bupati Iskandar menginstruksikan para kepala desa untuk mendata seluruh anak usia sekolah yang belum mengakses layanan pendidikan.

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru saat memberikan bimbingan dan arahan kepada seluruh tim Pembina Posyandu Bolsel. (Foto: IST)

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru saat memberikan bimbingan dan arahan kepada seluruh tim Pembina Posyandu Bolsel. (Foto: IST)

“Tidak boleh ada anak Bolsel yang tertinggal hak pendidikannya. Pendataan ini wajib menjadi prioritas desa,” tegasnya.

Menutup kegiatan, Bupati bersama Wabup Deddy Abdul Hamid mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat konsolidasi dan melakukan evaluasi rutin.

“Langkah ini dinilai penting agar seluruh program berbasis layanan dasar tetap berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran,” ucapnya. (ADV)

Bagikan berita ini:

Comments are closed.

instink.net