Dinas PUPR Panggil Pihak Kontraktor Pembangunan Jembatan Kopandakan II

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Instink.net, BOLMONG – Keluhan warga atas pembangunan jembatan gantung di Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan oleh pihak pelaksanan CV Rajawali ditindaklanjuti oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Melalui pesan whatsapp, Kepala Dinas PUPR Bolmong Channy Wayong mengatakan bahwa telah ada pertemuan antara warga desa, pelaksana dan instansinya.

“Iya, hari ini baru selesai pertemuan dengan aparat desa, tokoh masyarakat dan pihak ke 3,” kata Channy, Rabu (25/10/2018) kemarin.

Dikatakannya, pada pertemuan tersebut, pihaknya telah memberikan penjelasan terkait pembangunan jembatan kepada aparat desa dan tokoh masyarakat.

“Intinya selesai di PHO, pihak dinas belum menerima hasil pekerjaan karena masih ada yang harus diperbaiki. Pihak ke 3 sedang memperbaiki,” ujarnya.

Baca : Ditemukan Retak, Pembangunan Jembatan Kopandakan II Disorot

Pembangunan jembatan yang dibanderol hampir mencapai Rp1 miliar tersebut menuai sorotan warga karena ditemukan retakan pada pondasi jembatan. Warga menilai pengerjaannya tidak sesuai dengan perencanaan yang dibuat.

“Jembatan itu justru berpotensi membahayakan. Kami curiga pekerjaannya tidak sesuai bestek (perencanaan),” kata Budiman Mokolanot, warga setempat.

Senada dengan Budiman, Ketua BPD Desa Kopandakan II Asnan Kobandaha juga meragukan daya tahan jembatan tersebut.

“Jangan karena ingin mencari keuntungan kemudian jembatan hanya dikerjakan asal-asalan. Jika dibiarkan bisa mengancam keselamatan pengguna jembatan,” sesalnya.

Sementara pihak CV Rajawali yang berusaha dihubungi melalui nomor telepon genggam 0823 4932 88xx, nomor selularnya tidak aktif..         

Jurnalis : Mathox Kadullah

Bagikan berita ini:

Comments are closed.

instink.net