Rabu, 28 Oktober 2020

Bupati Yasti Terima Peserta KKT ke-121 Unsrat Manado

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

SULUT – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara (Sulut), memilih Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) angkatan ke-121, dengan mengirimkan 3632 mahasiswa dan mahasiswi untuk ditempatkan di 15 kecamatan yang ada di Bolmong.

Pada acara penerimaan dan pelepasan, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut) Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, menghadiri langsung kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat, Selasa (2/7/2019).

Dikesempatannya membawakan sambutan, Yasti tak lupa menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada pihak Unsrat yang telah telah mempercayakan dan memilih Bolmong sebagai tempat bagi mahasiswa-mahasiswi untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

“KKT mempunyai nilai penting dan strategis untuk memberikan pendidikan dan pengetahuan sekaligus berbagi bekal pengalaman mahasiswa dalam menerapkan disiplin ilmu di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Yasti pada saat memberikan sambutan (Foto: Kominfo Bolmong).

Alumnus FISIP Unsrat tahun 1987 itu juga berpesan kepada peserta KKT untuk memahami kearifan lokal masyarakat Bolmong. Dirinya juga mengingatkan mahasiswa untuk menghindari kegiatan yang menyimpang dari program kerja yang akan dilaksanakan.

Ia juga mengimbau para camat, lurah dan kepala desa, memonitor dan membantu program kerja yang dilaksanakan peserta KKT agar berjalan sesuai harapan.

Diakhir sambutannya, Yasti meminta pihak Unsrat agar selalu mempercayakan dan memilih Bolmong menjadi tempat pelaksanaan KKT.

“Pemerintah dan masyarakat akan selalu siap menerima mahasiswa dalam melaksanakan KKT di Kabupaten Bolmong,” ucapnya sambil mengajak mahasiswa jika lulus nanti untuk mendedikasikan diri mengabdi di Bolmong.

Suasana penerimaan dan pelepasan peserta KKT ke-121 (Foto: Kominfo Bolmong).

Sementara itu, Rektor Unsrat, Prof Ellen Joan Kumaat, dalam sambutan pelepasan berpesan agar peserta KKT tetap menjaga nama almamater Unsrat di wilayah yang akan ditempati. Menurut dia, ini juga menjadi sejarah di Unsrat.  

“Baru kali ini dalam sejarah Unsrat melepas peserta KKT terbanyak, dan hanya ditempatkan dalam satu daerah,” kata Prof Ellen.

Pihak Unsrat juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bolmong atas kesediaan untuk menerima ribuan mahasiswa.

“Terima kasih kepada pemerintah dan bupati Bolmong yang telah menerima ribuan mahasiswa Unsrat di Kabupaten Bolmong,” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan ini, rektor dan jajaran civitas akademika Unsrat, Asisten 1 Sekdakab Bolmong, Kadis PMD Bolmong, serta para camat dan kepala desa di Bolmong.   

Advetorial

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

4 + thirteen =

instink.net