Warga Milangodaa Sambut Gembira Pembangunan Pasar Modern

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

instink.net, Bolsel – Kehadiran pembangunan pasar representatif bagi masyarakat di Desa Milangodaa Kecamatan Tomini, yang dimulai triwulan keempat tahun 2019 lalu secara tidak langsung telah membangkitkan gairah perekonomian masyarakat di desa. Warga menyambut dengan suka cita dan berharap pembangunan pasar rakyat ini dapat segera terealisasi.

Kepala Desa Milangodaa Warti Mooduto mengungkapkan, sejak bakal hadirnya bangunan pasar representatif yang telah diperjuangkan oleh Pemda Bolmong Selatan, antusias warga begitu tinggi. Sehingga, warga di desa secara sukarela telah bersedia menghibahkan sebidang tanah sebagai syarat awal pembangunan pasar rakyat ini.

“Bapak Darson Huku sekeluarga telah menghibahkan tanahnya (untuk pembangunan pasar). Kami selaku pemerintah desa memberikan apresiasi atas hibah tanah tersebut karena itu nantinya sangat bermanfaat bagi kepentingan umum,” ucap Warti.

Dalam tahap pembangunan fisik, pihak pelaksana kegiatan juga telah melibatkan warga setempat sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal. Sehingga muncul rasa memiliki terhadap aset desa nantinya.

Dia menambahkan, sejauh ini proses pembangunan pasar berjalan dengan baik meski saat ini masih dalam tahap pembangunan.

“Tidak ada keluhan atau komplain dari warga. Justru warga sangat bersyukur telah ada bangunan pasar tradisional yang cukup layak. Karena sebelumnya kondisi pasar becek jika hujan,” terang Warti.

Menurut Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pembangunan pasar Milangodaa saat itu, Amstrong Apollo, mengungkapkan, proyek pembangunan pasar ini bersumber dari APBN dengan pagu anggaran Rp 5.773,760,000 yang dimulai pada termin pertama yakni Rp 1.732,128,000 dan dikerjakan oleh pihak ketiga yakni PT Bina Karya Sejati sebagai pemenang tender pada medio 2019 lalu. Namun pada akhir masa kontrak per 28 Desember 2019, persentase pekerjaan baru mencapai 42,04 persen.

“Pihak ketiga tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya dari target sesuai kontrak sehingga dilakukan pemutusan kontrak,” ucap Amstrong yang saat ini Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Bolmong Selatan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Nabila Moha menjelaskan, pembangunan pasar representatif ini merupakan wujud dari visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan mengembangkan sektor riil yakni membangun basis perekonomian kerakyatan. Dan saat ini sudah terbangun sarana pasar rakyat yang layak sebagai tempat tumbuhnya perekonomian kerakyatan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bolmong Selatan.

“Mewujudkan ekonomi masyarakat secara mandiri menjadi salah satu visi Pemda Bolsel sejak kepemimpinan bapak Hi Herson Mayulu bersama Iskandar Kamaru pada 2010 lalu. Salah satunya yakni pembangunan sarana pasar modern untuk pedagang kecil dan menengah,” imbuh Nabila. (2M)

Jurnalis          : Muamar Manoppo
Editor             : Rahmat Putra Kadullah

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

12 − one =

instink.net