Sukri Adam Apresiasi Kinerja Pemkab Bolsel dalam Memutus Mata Rantai Covid-19

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

BOLSEL – Salah satu anggota DPRD Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Sukri Adam sangat mengapresiasi gerak cepat dari Pemkab Bolsel dalam hal menindaklanjuti instruksi presiden untuk pemberian sembako kepada masyarakat, dengan menggunakan anggaran APBD kabupaten/kota dalam upaya pencegahan virus corona atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 di daerah yang religius ini.

Dasar hukum pergeseran Anggaran APBD Bolsel ini mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sukri Adam anggota DPRD Bolsel mengatakan sangat mengapresiasi gerak cepat Pemda Bolsel dalam upaya penanganan dampak penyebaran Covid-19, salah satunya yaitu penyaluran sembako tahap pertama dari Pemkab Bolsel yang hari ini Sabtu (18/4/2020) sudah masuk hari ke tiga di kecamatan Bolaang Uki.

“Saya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Bolsel yang cepat dan tanggap mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19, sedikit masukan buat pemkab Bolsel dalam hal ini dinas terkait dan pemerintah desa agar lebih teliti dan memperbaiki data penerima sembako sehingga tidak merusak niat baik dari pemerintah  pusat dan daerah apalagi sampai menimbulkan kecemburuan sosial” ucap Sukri kepada awak media saat di konfirmasi.

Sukri Adam juga mengatakan bahwa pergeseran anggaran SPPD dan Reses seluruh anggota Fraksi Trisakti, baik dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan maupun Partai Amanat Nasional(PAN) telah bersepakat, dan saya juga yakin semua Anggota Legislatif akan ikut membantu memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dari penyelenggara pemerintah daerah.

“Atas nama Partai Amanat Nasional yang tergabung di dalam Fraksi Trisakti kami menyetujui pergeseran anggaran DPRD Bolsel untuk penanganan dampak Covid-19.  Saat ini kita butuh kebersamaan dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, mari bersama-sama masyarakat dan pemerintah bergandeng tangan melawan Covid-19 dengan mematuhi himbauan pemerintah” ungkapnya.

Sukri Adam juga berharap kepada dinas terkait agar memperhatikan petugas teknis lapangan atau relawan Covid-19 yang menjaga seluruh pintu keluar masuk Bolsel agar selalu memakai Alat Pelindung Diri (APD) terutama yang langsung memeriksa suhu tubuh dari pengendara yang melintas di perbatasan.

“Kita tidak tahu siapa yang terjangkit virus Corona ini, sehingga petugas teknis lapangan yang bersentuhan langsung dengan pengendara yang melintasi perbatasan agar terus menggunakan APD lengkap. Semoga kita terhindar dari virus ini dan semoga pandemi Covid-19 (corona virus disease 2019) akan segera berakhir” harapnya. (2M)

Jurnalis: Muamar Manoppo

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

four × five =

instink.net