Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 73 di Kabupaten Bolmong

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

BOLMONG – Sudah menjadi keharusan bagi setiap warga negara Republik Indonesia(RI) untuk tetap selalu menjaga rasa nasionalisme kebangsaan demi menjaga keutuhan negeri yang kaya akan berbagai sumber daya alamnya.

Pemerintah yang menjadi leadership bagi warganya, memiliki tanggungjawab untuk menopang semangat pada diri setiap insan manusia yang hidup di alam negara yang meraih kemerdekaan 73 tahun yang lalu atau tepatnya pada 17 Agustus 1945.

Semangat juang dari para pendahulu yang telah mempersembahkan kemerdekaan yang kini dinikmati anak cucunya, terus dikobarkan untuk meraih cita-cita yang telah digaungkan demi masa depan bangsa.

Mulai dari pemerintahan di pusat, provinsi hingga kabupaten/kota, semangat ini terus dipupuk sebagai tanggungjawab moral bagi bangsa dan negara, yang tujuan akhirnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan penduduknya.

Hal yang sama dilaksanakan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara. Memperingati hari kemerdekaan RI ke 73, banyak kegiatan yang dilaksanakan pemerintah setempat dan warganya. Kegiatan berbagai lomba bidang olah raga dan lainnya, mengisi hari-hari jelang puncak peringatan pada 17 Agustus 2018. Kegiatan ditutup dengan karnaval pembangunan pada keesokan harinya.

Simbol Bolmong Cerdas saat foto bersama Bupati dan Wakil Bupati bersama pejabat Pemkab Bolmong.

Bidang olah raga, kegiatan ini sebagai upaya memupuk solidaritas setiap yang terlibat didalamnya. Tapi pada iven mancing Bolmong Hebat Fishing Tournament 2018 yang memperebutkan piala Bupati, kegiatan ini lebih menitikberatkan pada promosi wisata baik wisata bahari maupun potensi wisata lainnya kepada para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Bicara mengenai wisata, komunitas pewarta yang tergabung dalam Sahabat Jurnalis Bolmong (SJB), menampilkan berbagai potensi wisata yang ada di daerah ini melalui lomba foto dengan tajuk Bolaang Mongondow in Frame yang mengambil tema potensi wisata Bolmong. 23 foto terbaik dipamerkan di depan ruang kerja Bupati.

Puncak peringatan hari kemerdekaan RI 17 Agustus 2018, dilaksanakan dengan menggelar upacara detik-detik proklamasi yang dilaksanakan di lapangan upacara kantor Bupati di Kecamatan Lolak. Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow menjadi inspektur upacara dan memimpin ribuan peserta dari berbagai elemen yang hadir di pagi yang cerah. Sore harinya, Wakil Bupati Bolmong, Yanny Ronny Tuuk STh, memimpin upacara penurunan bendera ditempat yang sama.

Kegiatan dilanjutkan dengan digelarnya malam kenegaraan di rumah dinas Bupati di Lolak. Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi para juara lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Turut tampil pada malam itu, putra-putri terbaik yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bolmong di ajang tingkat nasional yakni paduan suara Katere Desa Poopo yang berhasil menjuarai Pesparawi di Kalimantan dan Mutiara Sigar, peraih gold champion kategori penyanyi solo di ajang yang sama, serta Gio “BMR” Damogalad, penyanyi yang berhasil menembus 25 besar Kontes Dangdut Indonesia 2018.

Kreasi kesenian dan kebudayaan etnis Bali yang ditampilkan siswa menjadi salah satu daya tarik di Karnaval Pembangunan.

Malam kenegaraan yang dihadiri oleh ratusan tamu dan undangan serta pejabat dan ASN lingkup Pemkab Bolmong dihibur dengan lantunan merdu dari para penyanyi ini.

Atas prestasi yang diraih oleh para penyanyi ini, mendapat apresiasi dari Bupati Yasti berupa bantuan uang tunai. Tak hanya para penyanyi, anggota Paskibraka yang sukses menjalankan tugasnya, juga mendapat tambahan uang saku dari Bupati.

Sabtu (18/8/2018) di Desa Mopuya, Kecamatan Dumoga Utara, warga tumpah ruah ditempat ini untuk menyaksikan karnaval pembangunan yang menampilkan berbagai karya seni dan budaya dari siswa-siswi tingkat sekolah dasar sampai sekolah menengah umum dan warga setempat yang umumnya berasal dari suku Mongondow, Minahasa, Jawa dan Bali.

“Dumoga Utara adalah barometer kerukunan umat beragama, didalamnya terdapat berbagai etnis, budaya dan agama. Ini adalah salah satu rahmat dan karunia yang tak ternilai, sekaligus sebagai bukti semboyan Bhineka Tunggal Ika yaitu, berbeda beda tapi tetap satu,” kata Bupati saat  memberikan sambutan.

Dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan menunjukan solidaritas dan toleransi di kabupaten Bolmong tetap terjaga. Hal ini juga menjadi salah satu cara menyampaikan kesuksesan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dan masyarakat.

Jurnalis : Mathox Kadullah

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

11 + twelve =

instink.net