Pemkab Bolmong Gelar Assesment Test JPT Pratama

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

BOLMONG – 54 peserta open recruitment Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengikuti assessment test yang digelar di Hotel Sutan Raja, Senin (24/6/2019). Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang SIP membuka kegiatan yang rencananya berlangsung selama tiga hari sejak Senin – Rabu (24-26/7/2019).

Dalam sambutannya, Tahlis yang juga merupakan ketua panitia seleksi meminta kepada seluruh peserta untuk serius mengikuti tahapan tes. Ia mengatakan, selama assesment, peserta akan diuji oleh tiga orang assesor dari Kemneterian Dalam Negeri regional Makassar.

“Tes ini lumayan berat. Saya harap peserta benar-benar menjalani tes dengan baik. Karena pelaksanaan selama tiga hari, peserta perlu menjaga stamina dan kesehatan agar dapat mengikuti hingga selesai pelaksanaan assesment,” pesannya.

Peserta JPT Pratama mengikuti pembukaan.

Ketua tim penilai Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri regional Makssar, Muhammad Khaidir mengaku bangga karena diberi kesempatan menjadi assesor. Menurut Khaidir, kegiatan ini juga memberikan nilai jihad kepada peserta maupun timpenilai.

“Apakah benar peserta yang kami uji sesuai dengan instansi yang dilamar dan memiliki kompetensi?,” katanya.

Dijelaskannya, dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, disebutkan bahwa setiap ASN harus memiliki kompetensi. Diterangkannya dalam UU bahwa ada tiga kompetensi yang disebutkan dalam undang-undang itu.

“Yang pertama adalah kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial cultural,” jelasnya. Selain Muhammad Khaidir, Lendrawati dan Dinarwati dari instansi yang sama dengannya akan menjadi assesor.

Peserta mengikuti ujian tulisan.

Dalam pelaksanaan assesment test, peserta akan diuji secara tertulis, wawancara dan praktek sebagaimana syarat bagi calon yang akan duduk pada JPT/eselon II nanti.

Berikut beberapa komponen penilaian dalam Assesment :

  1. Kompetensi Teknis, yaitu mengukur tingkat dan spesialisasi pendidikan, pernah mengikuti pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis.
  2. Kompetensi Manajerial, yaitu diukur tingkat pendidikan, diklat struktur dan manajemen, dan pengalaman kepemimpinan.
  3. Kompetensi Sosial Cultural, terkait dengan pengalaman bekerja dalam  kemajemukan masyarakat baik, suku, agama maupun budaya.
  4. Kompetensi Pemerintahan.

Advetorial

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

instink.net