KPU Bolsel Sosialisasi Hadapi Pilkada di Tengah Pandemi 

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

KPU Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kembali melanjutkan tahapan pelaksanaan Pilkada tingkat kabupaten dan provinsi pasca hampir dua bulan penuh sempat mengalami kevakuman akibat pandemi Covid-19. Langkah awal yang dimulai oleh penyelenggara pemilu ini yakni mensosialisasikan aturan dan mekanisme terbaru dalam menghadapi era new normal kedepan.

Sosialisasi tahapan pelaksanaan pemilu kepala daerah yang akan dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Bolsel dan Provinsi Sulawesi Utara tahun 2020, digelar oleh KPU Bolsel yang dilaksanakan dj aula kantor KPU Bolsel, Rabu (24/6). Sosialisasi secara virtual ini diikuti oleh partai politik sebagai peserta pemilu, Bawaslu kabupaten, KPU Provinsi dan bakal calon kepala daerah.

Ketua KPU Kabupaten Bolsel Eskolano Kakunsi mengatakan, sosialisasi ini perlu diketahui terutama oleh seluruh peserta pemilu karena mereka dapat menjadi garda terdepab untuk turut juga membantu KPU dalam mensosialisasikan tahapan baru di ‘new normal’ kepada masyarakat.

“Kita tahu bersama masa pandemi virus Corona ini belum pulih benar dan tahapan Pilkada sudah harus dimulai. Ada beberapa reguliasi baru pelaksanaan Pilkada yang harus dijalankan menghadapi pandemi,” terang Eskolano kepada sejumlah jurnalis usai acara sosialisasi.

Ia menjelaskan, tahapan pilkada hanya mengalami perubahan waktu pelaksanaan dan tata cara teknis pelaksanaan tersebab pandemi. Seperti penambahan jumlah peralatan pelindung diri yang harus digunakan oleh petugas pemilu mulai tingkat kabupaten hingga di desa dan jumlah massa yang di kumpulkan oleh para kandidat nantinya.

“Dalam waktu dekat, kita akan melakukan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mulai pada tanggal 24 Juni 2020,” ucapnya.

Meski situasi pandemi ini tidak mudah, mantan jurnalis ini berharap keikutsertaan masyarakat untuk menggunakan hak suaranya tidak terganggu. Selain petugas penyelenggara pemilu, masyarakat juga diwajibkan mengikuti protokoler kesehatan seperti menggunakan masker saat melakukan pencoblosan suara.

“Semoga partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi di  Tahun 2020 ini tidak menurun dibandingkan penyelenggaraan pemilu tahun sebelumnya,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, pemerintah daerah yang turut mensukseskan Pilkada juga mengingatkan hal terpenting di masa pandemi. Bupati Bolsel Hi Iskandar Kamaru menyampaikan, pemilu yang baik dan benar saat ini harus sesuai protokol kesehatan. Itu hal yang utama diterapkan oleh KPU dan seluruh lembaga lainnya yang berwenang dan berpartisipasi dalam Pilkada nanti.

“Meski kita menghadapi Pilkada, tapi kesehatan tetap jadi hal utama. Bolsel harus mampu menekan penyebaran virus Corona,” ucapnya dikesempatan lain. 

Jurnalis    :  Rahmat Putra Kadullah
Editor       :  Bonny Hardian

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

13 − 9 =

instink.net