Enam Desa di Bolsel Dijadikan Contoh Rumah Data

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Pemda Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mencanangkan sebuah program dalam mengenai pengelolaan dan pemanfaatan kependudukan berbasis data di desa. Sedikitnya ada enam desa di Bolsel menjadi contoh dalam pengelolaan dan pemanfaatan sistem data desa yang valid, terkini dan terpercaya.

Bupati Hi Iskandar Kamaru didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, menghadiri acara pencanangan rumah data kependudukan (RKD) Paripurna Kampung KB dan Percepatan Penurunan Stunting dan Pencegahan Stunting di Desa Transpatoa Kecamatan Helumo, Rabu (10/2/2021). Di hri itu juga telah diberikan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan BKOB 2021.

Bupati Hi Iskandar Kamaru saat meresmikan pencanangan Rumah Data di enam desa di Kabupaten Bolsel.

Bupati Hi Iskandar Kamaru saat meresmikan pencanangan Rumah Data di enam desa di Kabupaten Bolsel.

Bupati Iskandar mengatakan, dengan hadirnya Rumah Data di desa sangat diharapkan dapat menuntaskan persoalan di desa mengenai ketersediaan data dan informasi yang dapat diolah secara modern dan dapat dipercaya. Rumah Data di desa juga penting dilaksanakan di seluruh desa untuk memasok kebutuhan kebutuhan data yang akan digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di daerah.

Dirinya juga menjelaskan saat ini ada 6 Rumah Data yang akan dibentuk dengan klasifikasi paripurna dan integratif di Bolaang Mongondow Selatan.

“Dan untuk di Bolsel, ada enam desa yang akan menerapkan Rumah Data, yakni di Desa Meyambanga Timur, Tolutu, Tolondadu Satu, Ilomata, Deaga, dan Desa Dayow,” ucap Iskandar.

Hal yang tidak kalah penting terkait dukungan Rumah Data untuk mendukung program pemerintah daerah, adalah mengenai problem stunting.

“Penurunan stunting sangat signifikan di Kecamatan Pinolosian Timur. Dan ini tentunya merupakan kabar gembira namun bukan berarti persoalan stunting sudah selesai, karena upaya pencegahan dan penurunan yang harus terus dilakukan,” ucapnya.

Bupati Hi Iskandar Kamaru saat meresmikan pencanangan Rumah Data di enam desa di Kabupaten Bolsel.

Enam desa di Bolsel menjadi contoh dalam penerapan pelaksanaan Rumah Data untuk kebutuhan informasi dalam pembangunan daerah.

Pada kesempatan itu, Kepala BKKBN Provinsi Sulut, Tino Tandayu, mengatakan kegiatan ini diharapkan oleh pemerintah Bolsel terus didukungan serta bersinergi dengan pemerintah provinsi terkait rumah data dan percepatan penurunan stunting.

Selanjutnya, Bupati, Wakil Bupati, Kepala BKKBN Provinsi Sulut, kepala OPD, camat, kepala desa, penyuluh dan petugas pembantu KB, serta masyarakat menyaksikan peninjauan Rumah Data Kampung KB Mangrove dan pemasangan KB implan gratis di PKM Duminanga. (ADV)

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

5 × 5 =

instink.net