Diskominfo Bolsel Targetkan Aplikasi ‘Krisna Selaras’ Sampai ke Pelosok Desa

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Peningkatan pelayanan akses informasi yang mudah bagi pemerintahan kecamatan dan desa mulai disediakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bolmong Selatan secara cuma-cuma. Layanan internet ini nantinya dapat diakses melalui aplikasi Krisna Selaras Kemendagri yang sudah disetujui oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) di Jakarta, belum lama ini.

Dalam kunjungannya di Kantor BAKTI Kominfo, Rabu (29/1), Dinas Kominfo Kabupaten Bolmong Selatan melakukan konsultasi tentang penyediaan infrastruktur layanan komunikasi desa dan kecamatan layanan internet melalui aplikasi ini.

Dinas Kominfo Bolsel saat konsultasi mengenai pencanangan aplikasi Krisna Selaras Kemendagri, di Kantor BAKTI, Jakarta, Rabu (29/1/2020). (Foto: Dinas Kominfo Bolsel)

Kepala Dinas Kominfo Bolmong Selatan Aldy Setiawan Gobel mengatakan, layanan akses internet ini akan sangat memudahkan dalam memberikan pelayanan pemerintah kecamatan dan desa yang cepat kepada masyarakat. Karena sarana jaringan digital ini belum masuk di desa-desa pelosok seperti di Kecamatan Pinolosian Tengah, Pinolosian Timur juga sebagian di Kecamatan Posigadan.

’’BAKTI ini merupakan sebuah badan yang sebelumnya memiliki nama Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika,’’ jelas Aldy.

Direktur Layanan TI untuk Masyarakat dan Pemerintah, BAKTI Danny Januar Ismawan, mengatakan pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan masyarakat dengan menggunakan aplikasi Krisna Selaras Kemendagri ini.  

Kunjungan mewakili Pemda Bolsel di Kantor BAKTI di Jakarta, dipimpin Kadis Kominfo Bolsel Aldy Gobel SE. (Foto: Dinas Kominfo Bolsel)

“Dengan adanya bantuan internet di pedesaan, diharapkan dapat membantu tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendorong masyarakat memanfaatkan jaringan internet yang ada untuk hal-hal yang produktif,” ucap Januar.

Kepala Bidang E-Goverment dan Statistik Diskominfo Bolmong Selatan, Ruslan Saleh SKom mengatakan, pada tahun 2019, Pemda Bolmong Selatan telah mengusulkan aplikasi Krisna Selaras Kemendagri ini.

“Akan diverifikasi lagi oleh BAKTI untuk layanan akses internet desa sebanyak 88 titik yang diprioritaskan pada pusat-pusat pelayanan masyarakat seperti kantor desa, kantor camat dan puskesmas yang belum terjangkau jaringan internet,” kata Ruslan.

Memberikan akses informasi dan telekomunikasi yang mudah dan murah kepada masyarakat sampai dipelosok merupakan visi dan misi Pemda Bolmong Selatan dibawah kepemimpinan Bupati Hi Iskandar Kamaru SPt dan Wabup Deddy Abdul Hamid, dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berbudaya saing. (ADV)

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

15 + 16 =

instink.net