Brimob dan PEREDAM Lakukan Tanggap Darurat Pasca Bencana di Bolsel

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Instink.net, BolselTim penanggulangan pascabencana bentukan muda mudi dalam tanggap darurat bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Bolmong Selatan sejak 24 Juli lalu, kini mendapat sokongan penuh oleh Brigade Mobil (Brimob) Batalyon B Inuai Kabupaten Bolmong. Pasukan taktis Polri ini bersatu dengan relawan pemuda bahu membahu membantu penyintas yang saat ini bertahan hidup usai bencana yang terjadi di Desa Pakuku Jaya dan Milangodaa Barat, Kecamatan Tomini, Jumat (24/8) lalu.

Transisi darurat bencana di mana penanganan darurat bersifat sementara pascabencana dengan tujuan agar saranan prasarana vital serta kegiatan sosial ekonomi masyarakat segera berfungsi, menjadi salah satu fokus giat yang dilakukan oleh Brimob Batalyon B Inuai bersama pemuda pemudi yang terhimpun dalam aliansi Persatuan Relawan Muda Molibagu (PEREDAM).

Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Satbrimobda Inuai Bolmong, Sulut, Kompol Alowius Londa SIK mengatakan, penurunan Brimob di daerah penyintas Kabupaten Bolmong Selatan berdasarkan surat perintah dari Komandan Satuan Brimob Polda Sulut Kombespol Brury Soekotjo Adhyaksa Putro, untuk melakukan tugas kemanusian.

“Kami membantu warga terdampak pascabencana banjir dan longsor. Wilayah fokus kerja kami yakni mulai dari Desa Bakida sampai Pakuku Jaya, karena dampak bencana di wilayah tersebut sangat besar,” ucap Alowius usai memimpin rapat perdana dengan PEREDAM, Sabtu (8/8), di Posko Bencana Desa Toluaya Kecamatan Bolaang Uki.

Tugas Brimob dalam membantu dan menyediakan sejumlah kebutuhan vital masyarakat terdampak seperti air bersih ini, sangat terbantukan dengan keberadaan tim relawan dari kaum pemuda di Bolaang Uki.

“Kebetulan salah satu anggota Brimob kami tinggal di Bolsel dan juga terdampak banjir. Mereka menyediakan posko sementara Brimob di kediamannya yang juga menjadi Posko Bencana yang diinisiasi oleh pemuda Kota Molibagu,” ujarnya.

Dia mengakui keaktifan relawan muda ini dalam memberikan informasi penting yang dibutuhkan oleh Brimob terkait kebutuhan warga terdampak banjir.

“Kami rapat bersama dengan pemuda, saling bertukar informasi dan juga membagi tugas pada porsi masing-masing. Kami sangat salut dengan motivasi kaum pemuda ini yang aktif menggalang bantuan dan menyalurkannya secara langsung kepada warga terdampak,” tambahnya.

Koordinator I PEREDAM Dudi Iskandar Sampe mengatakan, kehadiran Brimob bersama relawan pemuda akan sangat membantu dalam mempercepat mobilisasi bantuan kepada warga terdampak.

“(Brimob dan relawan pemuda) ini menjadi kolaborasi yang sangat baik dalam mempercepat bantuan kepada masyarakat,” ucap Dudi.

Selain itu, relawan pemuda yang hampir seluruhnya belum memiliki pengalaman penanganan pascabencana, bersama Brimob telah memberikan pelajaran yang sangat berharga.

“Kami mendapat pembelajaran penting oleh Brimob yang dipimpin langsung oleh pak Danyon dalam mengorganisir dan tindak penanganan pascabencana,” tambah Rifai Gaga, Koordinator II PEREDAM.

Pagi ini, Brimob dan PEREDAM mulai bergerak kembali ke lokasi penyintas di Desa Bakida, Sinandaka, Milangodaa Barat dan terakhir di Pakuku Jaya. Setelah sebelumnya melakukan survey kebutuhan warga terdampak, Brimob menurunkan alat Water Treatment untuk menyediakan kebutuhan air minum layak konsumsi yang disuling melalui alat tersebut dari sumber sumur atau sungai. Juga bersama PEREDAM menggelar trauma heal untuk mengobati traumatik warga terdampak pascabencana.

Kemudian membangun posko induk Brimob di Desa Bakida, di mana seluruh kendaraan di atas roda dua terhenti karena jembatan putus.

Jurnalis : Faisal Manoppo
Editor    : Rahmat Putra Kadullah

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

12 − 7 =

instink.net