Vaya con Dios Dinas Pariwisata Sulut

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Tidak butuh waktu lama Dinas Pariwisata Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) putar haluan menuju arah “kiblat” barat yakni Provinsi Gorontalo dalam upaya mendayagunakan sektor potensi wisata.

Bak gayung bersambut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Rifli Katili menyambut hangat kedatangan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemda Bolsel Suja Alamri bersama tim Dinas Parisiwata serta Dinas Komunikasi dan Informatika, di ruang kerjanya, Kamis (10/3/2022).

Kedekatan emosional juga kesamaan etnis serumpun antara Bolsel dan Gorontalo membuat suasana pertemuan tersebut langsung cair dan tidak ada kekakuan—apalagi kebohongan. Mereka berkumpul dengan satu misi dan dan visi yang sama yakni membangun sinergitas dan kolaboratif rencana pengembangan promosi pariwisata.

Tentunya, ini sejalan sebagaimana diharapkan Dinas Provinsi Sulawesi Utara agar seluruh daerah dituntut meningkatkan inovasi dan kreativitasnya dalam menopang wisata di daerahnya masing-masing.

Respons Rifli Katili sangat antusias dan penuh semangat ketika Kepala Dinas Pariwisata Bolsel Yayuk Kadullah mempresentasikan potensi-potensi wisata bahari berbasis lingkungan yang dimiliki Bolsel; seperti Mangrove konservasi, satwa endemik burung Maleo, dan puluhan spot underwater. Rifli bahkan memuji keunggulan wisata Bolsel yang sesungguhnya layak jual ini.

“Luar biasa! Kami sangat senang dengan visitasi sinergitas ini, Ternyata banyak sekali item pariwisata Bolsel yang linier dan dapat dikolaborasikan dengan program-program pariwisata di Provinsi Gorontalo. Sekservasi Maleo dan kawasan Mangrove-nya mantap!,” puji Arifin.

“Jangan lama-lama, ya.. Setelah Hari Raya Idul Fitri, hasil pertemuan ini akan kita lanjutkan dalam bentuk PKS (Perjanjian Kerjasama) atau MoU. Saya tegaskan, Bosel memang layak kami dukung,” pungkasnya.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Bolango juga memberikan dukungan penuh untuk berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Bolsel

Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Bolango juga memberikan dukungan penuh untuk berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Bolsel

Pada hari yang sama, setelah membuka pintu gerbang baru di mana telah mendapat restu dari Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Pemda Bolsel merapat di Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Tidak kalah sambutan hangat dengan Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Bolango bahkan sudah sejak lama menunggu kedatangan Dinas Pariwisata Bolsel menjajaki kerjasama ini, setelah sebelumnya kedua daerah ini saling berkunjung.

Di pertemuan itu, Kepala Dinas Pariwisata Bone Bolango Yamin Abbas menyatakan akan berkolaborasi dalam national event yakni Troi (Trip Of Indonesia) The 5th Series—olahraga ekstreme Paralayang—di Bolsel Juli mendatang.

“Kami punya Bukit Arang yang jarak tempuhnya hanya 15 menit. Nah, Bukit Arang inilah yang nantinya akan kami kolaborasikan dengan Troi 5th Series di Bolsel. Nanti diatur sama-sama aja bagaimana teknis pelaksanaannya,” sebut Yamin.

“Maju bersama dan berkembang bersama. Kan, torang satu budaya. Basudara jadi mari saling mendukung. Torang tindaklanjuti secepatnya, ya,” tambahnya penuh semangat.

Diketahui juga, Bone Bolango memiliki sejumlah wisata antara lain Ilomata River Camp, Diving Olele, Loalao River Kuning.

Vaya con Dios

Dinas Pariwisata Bone Bolango dan Dinas Pariwisata Bolsel membahas rencana tindaklanjut kerjasama dalam rangka pengembangan kepariwisataan.

Dinas Pariwisata Bone Bolango dan Dinas Pariwisata Bolsel membahas rencana tindaklanjut kerjasama dalam rangka pengembangan kepariwisataan antar daerah dan provinsi.

Terajut kuat komitmen antar Kabupaten Bolsel dan Provinsi Gorontalo dalam sektor kepariwisataan telah menciptakan banyak benefit yang diperoleh keduanya. Antara lain letak geografis Bolsel lebih dekat dengan Provinsi Gorontalo (termasuk Bone Bolango) diuntungkan dari sisi mobilisasi pengunjung wisatawan. Baik dari bandara di Gorontalo dan jalur trip wisata antar daerah.

Wisatawan asal luar daerah tidak perlu lagi landed dan take off di bandara Sam Ratulangi Manado, yang barang tentu bakal menghabiskan waktu perjalanan darat dan lagi pula banyak makan ongkos.

Tidak perlu lagi Dinas Pariwisata Provinsi Sulut bersusah payah menyokong Bolsel; terlebih wisata Bolsel diberi predikat “belum layak jual”. Harapan wisata Bolsel mendapat ruang dan kesempatan tampil di kancah nasional–di panggung provinsi Sulut–tak kunjung terwujud . 

Okay-lah, harapan usang ini boleh dipupuskan seraya berucap vaya con dios Dinas Pariwisata Sulut, lalu menatap asa pasti dengan membuka buku harapan baru menuju wisata Bolsel yang layak jual—tidak tanggung-tanggung lagi—level internasional.

Selain potensi wisata bahari, Bolsel punya semangat tim (sumber daya manusia) yang cakap dan kapabel dalam mendongkrak kepariwisataan. Tambah lagi ditopang oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo yang sama-sama punya niat dan komitmen tinggi membangun bersama.

Maju untuk perubahan bersama Bolsel dan Gorontalo!! (Faisal Manoppo)

Bagikan berita ini:

Leave A Reply

7 + eleven =

instink.net